QR Code blog ini

QR Code

Sinergi

Photobucket

sunyi

>> Friday, January 08, 2010



Sunyi,
derai tawa itu kedengaran sepi,
bait kata yang menerjah kelopak telinga,
pergi dibawa lembut bayu,
dunia ini bisu tanpa suara.

Dalam ramai aku tetap sunyi,
tatkala sendirian,
sunyi bertambah parah,
membarah disegenap tubuh,
tak sanggup aku hidup begini.

Aku mohon ya Allah,
jelmakan dia untuk aku,
kuderat ku tidak kuat,
tidak mampu merangkak sendirian,
aku mengidamkan dia sebagai teman.

Yang boleh menggenggam tanganku,
dan bersama memadam sunyi,
yang boleh aku pinjam kakinya,
agar aku dapat terus bertatih kehadapan,
yang boleh aku pinjam matanya,
agar aku mampu membeza kaca dan permata,
yang boleh aku pinjam telinganya,
agar suara hati ini tidak terus terpendam,
yang boleh aku pinjam bahunya,
agar aku punya tempat untuk menangis.

Bilakah mungkin dia akan muncul ?
mewarnai duniaku yang suram dan kosong ini,
berkongsi suka duka di sengga hayat,
menjadi teman bicara episod bahagis dan nestapa,

paling utama...

menggenggam erat tanganku mencari cinta Ilahi.

2 comments:

faza4peace Saturday, 09 January, 2010  

tetiba jer berpuisi cikgu nih... curhat yach?

Abu Dzar Al-Ghifari Saturday, 09 January, 2010  

mengapa harus tertawa sedang jiwa luluh melebur,
untuk apa bahagia jika sepi menerjah diri...

sepi???
sahabat karib ku sejak kecil

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

bebas diulang cetak. Powered by Blogger.

About This Blog

blog ini adalah hasil cetusan pendapat dan titipan ikhlas seorang insan kerdil di celah umat

sebarang pertanyaan boleh di emailkan ke ismiabudzar[at]gmail[dot]com

Flag Counter

free counters

  © Blogger templates Palm by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP